Ajang Pelampiasan Amarah Napoli

Category: Berita BolaBerita Sepak Bola

Ajang Pelampiasan Amarah Napoli

Ajang Pelampiasan Amarah Napoli – Napoli tengah mengalami kekecewaan setelah kemenangan pada laga terakhir di babak penyisihan grup Liga Champions, tidak bisa membuat klub asal Italia tersebut lolos ke babak 16 besar. Rafael Benitez sebagai pelatih Napoli pun meminta anak asuhnya untuk meluapkan seluruh amarah atas apa yang telah terjadi di Liga Champions dengan memetik kemenangan saat menjamu Inter Milan di San Paolo.

Meski mampu menang 2-0 atas Arsenal di laga terakhir babak penyisihan grup, Napoli harus rela turun kasta ke Liga Europa setelah hanya mampu berada di posisi tiga Grup F dengan mengumpulkan 12 poin. Meski memiliki poin sama dengan klub yang lolos ke babak 16 besar seperti Arsenal dan Borussia Dortmund, Napoli masih kalah selisih gol dengan kedua klub tersebut yang memaksa Napoli harus tersingkir dari ajang ini.

Napoli pun menjadi tim pertama dalam sejarah Liga Champions yang mampu mengumpulkan 12 poin tapi tetap saja gagal melaju ke babak 16 besar. Sangat jelas dengan kekecewaan yang dialami oleh tim asal kota Naples.

Belum hilang semua kekecewaan yang dirasakan oleh tim, Napoli harus sudah ditunggu oleh pertandingan berat lainnya di ajang liga Italia yakni harus melawan klub yang berasal dari ibu kota yaitu Inter Milan yang akan bertandang ke San Paolo pada akhir pekan ini. Nerazzuri juga mempunyai misi yang sudah menjadi keinginan dari sang pelatih untuk meraih kemenangan demi menjaga  asa untuk bersaing untuk merebut gelar juara Serie A.

Sementara Napoli sendiri juga ingin menjaga persaingan dengan tim yang berada di atas mereka, walaupun kehilangan banyak angka pada pertandingan terakhir mereka, setelah berhasil dikalahkan Juventus dan Parma serta diimbangi Udinese akhir pekan lalu.

Maka dari itu Napoli harus mampu mengalihkan amarah mereka di Liga Champions sebagai suntikan moral  untuk meraih kemenangan dengan cara mengalahkan Inter.

“Saya mengharapkan tim mampu tampil sama seperti mereka ketika berhadapan dengan Arsenal di Liga Champions. Itulah kunci utama tim jika ingin menjadi pemenang. Saya ingin terus melihat intensitas, lebih konsisten, dan juga terus kemenangan,” ujar Benitez seperti dilansir Football Italia.

“Attitude para pemain mungkin berubah ketika kami bermain melawan Arsenal, namun dalam hal taktik tetap sama di setiap pertandingannya. Tidak mudah bagi sebuah klub untuk mempertahankan tempo seperti itu apalagi jika bermain di Serie A dan kami tidak bisa terus-menerus mengandalkan long ball,” sambungnya.

“Napoli merasa kecewa dan kesal ketika kami tidak mampu lolos dari ajang Liga Champions setelah mampu mengumpulkan 12 poin dan kami akan membuktikan itu ketika kami bermain di Serie A,” tutup Benitez.