FIFA Gugurkan Piala Dunia Qatar 2022 Berlangsung di Musim Panas

Category: Berita BolaBerita Sepak Bola

FIFA Gugurkan Piala Dunia Qatar 2022 Berlangsung di Musim Panas – FIFA telah memutuskan untuk menggugurkan segala kemungkinan tentang penyelenggaraan Piala Dunia Qatar 2022 pada musim panas.

Presiden FIFA Sepp Blatter sudah memutuskan bahwa turnamen sepakbola terbesar sejagat akan dihelat pada bulan November atau Desember tapi event organizer acara tersebut masih berharap Piala Dunia akan berlangsung di bulan Juni dan Juli.

Keyakinan yang diapungkan oleh event organizer acara tampaknya tidak sejalan dengan FIFA karena Sekjen FIFA juga sependapat dengan Sepp Blatter. Dia menyatakan bahwa Piala Dunia Qatar akan berlangsung antara 15 November dan 15 Januari.

“Tanggal pelaksanaan Piala Dunia di Qatar tidak akan berlangsung antara bulan Juni dan Juli,” lata Valcke dalam wawancaranya dengan Radio France.

Jadwal turnamen di Qatar telah menjadi perdebatan serius sejak Qatar secara kontroversial ditunjuk sebagai tuan rumah di tahun 2010.

Ketakutan dan kekhawatiran menyebar, terutama dikalangan pemain Eropa karena di musim panas, suhu di teluk Uni Emirat Arab akan meningkat tajam. Kondisi yang demikian bisa sangat berbahaya bagi para pemain dan juga fans.

Valcke menambahkan : “Dengan jujur, saya merasa bahwa Piala Dunia Qatar akan berlangsung pada tanggal 15 November, atau paling tidak tanggal 15 Januari.”

“Jika Piala Dunia Qatar berlangsung pada tanggal 15 November dan diakhir Desember, maka hal tersebut sangat bagus. Periode itu adalah waktu dimana cuaca dan kondisi alam di Qatar berada pada kondisi yang paling tepat. Temperatur disana pada saat itu setara dengan musim semi yang hangat di Eropa dengan suhu rata-rata 25 derajat.”

“Suhu dan kondisi seperti itu sangat sempurna untuk memainkan sepakbola.”

Memilih kondisi Piala Dunia Qatar yang berlangsung di akhir tahun memang suatu langkah bijak dari FIFA. Pemilihan waktu tersebut bisa menghemat biaya pembangunan stadion – yang rencananya akan memakai pendingin ruangan raksasa bila diselenggarakan pada musim panas – dan memberikan waktu lebih bagi Qatar untuk membangun infrastruktur yang melengkapi Piala Dunia berlangsung.

Namun FIFA juga harus memikirkan kalender tahunan dari konfederasi sepakbola lain. Karena diawal tahun biasanya terdapat ajang Piala Afrika, turnamen tiga tahunan yang mempertemukan negara-negara Afrika. Piala Afrika sudah dijadwalkan berlangsung pada Januari 2023.

Sepp Blatter pernah mengatakan pada dua bulan yang lalu bahwa keputusan resmi tentang penyelenggaraan Piala Dunia Qatar akan diumumkan pada bulan Desember 2014, yang artinya masih ada waktu bagi EO setempat untuk melakukan lobi demi mengadakan turnamen pada musim panas – jika mereka masih bersikeras- sementara Australia, negara yang pernah mencalonkan diri menjadi tuan rumah Piala Dunia 2022, menuntut kompensasi dari FIFA jika turnamen diselenggarakan pada musim dingin.