Martin Jol Didepak Manajemen Fulham

Category: Berita BolaBerita Sepak Bola

Martin Jol Didepak Manajemen Fulham

Martin Jol Didepak Manajemen Fulham – Setelah menunggu lama kepastian itu akhirnya tiba. Bukan kabar positif melainkan negatif, yang harus diterima pelatih asal Belanda Martin Jol. Secara resmi kekalahan tiga gol tanpa balas dari West Ham United pada akhir pekan kemarin mengakhiri catatan karirnya untuk Fulham.

Kekalahan itu sekaligus memperpanjang rekor kekalahan menjadi enam pertandingan dan ini merupakan sebuah prestasi terburuk bagi klub London tersebut.

Pihak klub mengumumkan kehadiran Rene Meulensteen beberapa waktu lalu tentu memang sudah direncanakan sejak lama, agar proses pergantiannya tidak terlalu canggung dan mengalami perbedaan yang signifikan, meski pada awal-awal Jol menganggap Meulensteen hadir untuk membantunya.

Tetapi puncak kekesalan dari pihak manajemen berakhir sudah setelah West Ham United memperdayai Fulham dengan skor 3-0 dan setelah melalui 13 pertandingan di Liga Premier, mereka juga harus bertengger di peringkat kedua terbawah.

“Hari ini saya berbicara dengan Martin dan mengucapkan terima kasih atas kesempatannya bisa menangani tim ini dengan sebagian besar pencinta Fulham dalam tiga musim terakhir dan, khususnya, sejak pertama kali saya menjabat sebagai presiden klub di awal tahun ini,” bunyi pernyataan presiden klub Shahid Khan melalui situs resmi klub.

 “Martin merupakan sosok yang luar biasa dan saya sangat menghormati serta memahami situasi yang menimpa klub saat ini. Tidak ada keraguan bahwa Martin merupakan seorang pria yang mengerti sepakbola secara menyeluruh dan ia memiliki rasa hormat saya atas komitmennya selama masih di klub ini.

“Walau bagaimana pun juga, berdasarkan hasil pencapaian kami yang sangat buruk dalam beberapa pertandingan terakhir membuat kami harus segera menetapkan sikap dan perubahan pun dibutuhkan dalam waktu singkat.”

Kekalahan Fulham sebenarnya terjadi saat melawan tim-tim yang kelasnya berada satu tingkat di atas mereka pada musim ini, seperti Southampton, Manchester United, Liverpool. Sementara Swansea dan West Ham United, berhasil memanfaatkan mental mereka yang sedang anjlok, di samping kegagalan di ajang Piala Liga saat disingkirkan Leicester.

Banyak pendukung yang memberikan sambutan hangat kepada Jol, terhadap perubahan yang sempat dilakukannya, dan Khan mengungkapkan kekalahan dalam derby London itu menguras nilai penting bagi mereka.

Sementara jabatan yang akan diberikan kepada Rene Meulensteen dianggap merupakan sosok pelatih yang tepat untuk meneruskan tongkat estafet rekan sekompatriotnya asal Belanda tersebut, dan pengalamannya selama menjadi asisten Sir Alex Ferguson di Manchester United pada beberapa periode lalu diharapkan bisa menjadi sumber awal kesuksesan tim.

Dan bahkan periode jabatannya dalam waktu singkat untuk klub Rusia Anzhi Makhachkala pada musim lalu, membuatnya sempat menjadi lirikan dari klub Crystal Palace, sebelum Tony Pulis akhirnya dipercayakan untuk menangan tim yang berbasis di Selhurst Park.

“Tadinya Rene Meulensteen ditunjuk oleh kami agar menjadi orang kepercayaan Martin Jol dan hari ini kami memberikan tantangan itu kepadanya dan kesempatan untuk membawa Fulham meloloskan diri dari jurang degradasi,” lanjut Khan.

“Saya berterima kasih kepada Rene yang mau menerima dan kini kami bersama-sama dalam satu nakhoda untuk membawa tim ini menjadi yang terbaik. Saya memiliki rasa kepercayaan diri yang tinggi terhadap Rene dan sebuah pengharapan yang tentunya dinanti-nantikan setiap pemain.”