Meski Kalah Italia Lebih Superior

Category: Berita BolaBerita Sepak Bola

Meski Kalah Italia Lebih Superior

Piala Dunia Brazil 2014 – Laga yang baru saja berakhir antara Spanyol kontra Italia menyisakan cerita yang mengharukan. Pasalnya, Italia yang lebih mendominasi selama pertandingan dipaksa harus tersungkur lagi. Pertandingan selama 90 menit tidak menghasilkan pemenang. Pertandingan pun dilanjutkan di extra time. akan tetapi, dua kesebelasan tak kunjung menyarangkan bola ke gawang lawan masing-masing. Adu pinalti menjadi cara terakhir untuk menentukan pemenang. Dalam drama adu pinalti ini, dewi fortuna memang sedang berada di kubu La Roja. Bonucci yang ditunjuk oleh pelatih timnas Italia untuk menjadi algojo ketujuh gagal menembus jala gawang Casillas. Bola tendangan Bonucci melambung di atas mistar gawang. Akhirnya, Navas menyudahi perlawanan Italia dengan menjadi algojo terakhir Spanyol. Pertandingan berakhir dengan skor 7-6.

Akan tetapi, banyak pengamat sepak bola sepakat bahwa penampilan Italia sangat luar biasa di babak semifinal melawan Spanyol tersebut. Pasalnya, Spanyol yang dikenal sebagai timnas dengan pola permainan dari kaki ke kaki ternyata menemui kesulitan untuk memainkan pola yang sama. Bahkan, di babak kedua, Italia justru lebih banyak menekan. Gelandang Juventus, Pirlo justru lebih bebas memainkan bola serta mengatur laju bola dari lini pertahanan sampai lini depan Spanyol. Pirlo harus menghadapi tro gelandang andalan Barcelona, Iniesta, Xavi, dan Busquets yang sangat kuat –  Piala Dunia Brazil 2014

Christian Maggio, bek timnas Italia menyesali ketidakberuntungan timnya dalam laga tersebut. menurut Maggio, seharusnya Italia memenangkan pertandingan karena timnas Italia lebih superior daripada Spanyol di hampir sepanjang pertandingan. Ia sangat menyesal kala Italia harus takluk kembali melawan Spanyol. Maggio menambahkan takdir belum perpihak kepada Italia. Hal senada juga diungkapkan oleh Cesare Prandelli. Sang pelatih timnas Italia mengatakan Spanyol memang sudah memiliki karakter sendiri dalam hal taktik dan pola permainan. Sementara Italia sedang dalam proses mencari jalan. Oleh karena itu, ia sangat puas jika akhirnya anak asuhannya mampu meladeni permainan Spanyol. Sang pelatih menegaskan penampilan timnas Italia yang apik  itu mereka persembahkan kepada Stefano Borgonovo dan keluarga. Pada laga tersebut, seluruh pemain mengnakan ikat lengan berwarna hitam sebagai tanda penghargaan kepada Borgonovo. Ia adalah mantan striker AC Milan yang meninggal dunia akibat penyakit ALS dalam usia ke 49.

Di sisi lain, De Bosque pun mengakui kehebatan Italia. Ia mengatakan kepada wartawan bahwa timnas memang dalam keadaan yang tertekan hampir di sepanjang pertandingan. Di babak pertama, sang pelatih mengakui keberingasan timnas Italia. Timnya mulai memperlihatkan permainan mereka sebenarnya kala laga memasuki waktu tambahan. Hal ini dikarenakan energi pemain Italia yang mulai terkuras. De Bosque secara personal juga memuji beberapa pemian Italia seperti Pirlo dan Maggio. Ia menambahkan Cesare Prandelli pantas diberi penghargaan atas permainan anak asuhnya yang luar biasa – Piala Dunia Brazil 2014